Sistem Informasi Manajemen
Definisi Informasi
Informasi
mempunyai manfaat dan peranan yang sangat dominan dalam suatu
organisasi/perusahaan. Tanpa adanya suatu informasi dalam suatu organisasi,
para manajer tidak dapat bekerja dengan efisien dan efektif. Tanpa tersedianya
informasi pun para manajer tidak dapat mengambil keputusan dengan cepat dan
mencapai tujuan dengan efektif dan efisien. bahwa informasi merupakan sebuah
keterangan yang bermanfaat untuk para pengambil keputusan dalam rangka mencapai
tujuan organisasi yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Berikut ini adalah pengertian dan definisi
informasi menurut beberapa ahli:
KUSRINI
Informasi adalah data yang sudah diolah menjadi
sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna, yang bermanfaat dalam pengambilan
keputusan saat ni atau mendukung sumber informasi
DAVIS
Informasi adalah data yang telah diolah menjadi
bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan
saat ini atau mendatang
MC LEOD
Infomasi adalah data yang telah diproses atau data
yang memiliki arti
FIRMANZAH
Informasi adalah data dan angka yang sudah diberi
makna dan nilai
JEREMY POPE
Informasi adalah kekuasaan. Semakin banyak orang
memiliki informasi, pembagian kekuasaan akan semakin luas
Kebutuhan Informasi
Mendasar bagi suatu Perusahaan
dalam Mengembangkan Manajemen
Langkah-langkah
yang diperlukan dalam siklus pengembangan untuk membangun dan
mengimplementasikan sistem informasi bisnis di suatu perusahaan. Pengembangan sistem informasi manajemen dilakukan melalui beberapa tahap,
dimana masing-masing langkah menghasilkan suatu yang lebih rinci dari tahap
sebelumnya. Tahap awal dari pengembangan sistem umumnya dimulai dengan
mendeskripsikan kebutuhan pengguna dari sisi pendekatan sistem rencana
stratejik yang bersifat makro, diikuti dengan penjabaran rencana stratejik dan
kebutuhan organisasi jangka menengah dan jangka panjang. Masukan (input) utama
yang dibutuhkan dalam tahap ini mencakup:
-
Kebutuhan stratejik organisasi
- Aspek legal pendukung organisasi
- Masukan kebutuhan dari pengguna
Secara
garis besar ada beberapa tahap yang biasa dijadikan sebagai batu pijakan atau model
dalam melaksanakan aktivitas pengembangan manajemen , yaitu: perencanaan,
analisis.
1.
Tahap Perencanaan
Tahap ini merupakan suatu rangkaian kegiatan sejak ide pertama yang
melatarbelakangi pelaksanaan pengembangan tersebut dilontarkan.
- Ruang lingkup pengembangan dapat ditentukan secara jelas
dan tegas. Unit organisasi, kegiatan yang mana yang akan
dilibatkan dalam pengembangan ini dan unit mana yang tidak dilibatkan?
Informasi ini memberikan perkiraan awal besarnya sumber daya yang diperlukan.
- Dapat mengidentifikasi wilayah/area permasalahan
potensial. Perencanaan akan menunjukkan hal-hal yang mungkin bisa terjadi suatu
kesalahan, sehingga hal-hal demikian dapat dicegah sejak awal.
2.
Tahap Analisis
Ada dua aspek yang menjadi fokus tahap ini, yaitu aspek bisnis atau manajemen
dan aspek teknologi. Analisis aspek bisnis mempelajari karakteristik organisasi
yang bersangkutan. Tujuan dilakukannya langkah ini adalah untuk mengetahui
posisi atau peranan informasi yang paling sesuai dan relevan di
organisasi dan mempelajari fungsi-fungsi manajemen dan aspek-aspek bisnis
terkait yang akan berpengaruh atau memiliki dampak tertentu terhadap proses
desain, konstruksi, dan implementasi.
Selama tahap analisis, sistem analis terus bekerjasama dengan manajer, dan
komite pengarah SIM terlibat dalam titik-titik yang penting mencakup kegiatan
sebagai berikut:
a. Menetapkan rencana penelitian sistem
b. Mengorganisasikan tim proyek
c. Mendefinisikan kebutuhan informasi
d. Mendefinisikan kriteria kinerja sistem
e. Menyiapkan usulan rancangan sistem
f. Menyetujui atau menolak rancangan pengembangan sistem
Keluaran dari proses analisis di kedua aspek ini adalah masalah-masalah penting
yang harus segera ditangani, analisis penyebab dan dampak permasalahan bagi
organisasi, beberapa kemungkinan skenario pemecahan masalah dengan kemungkinan
dan dampak risiko serta potensinya, dan pilihan alternatif solusi yang
direkomendasikan.
Dari perspektif manajemen, adalah berupa suatu
aktivitas di mana harus ada personil atau divisi yang dapat melakukan perubahan
atau modifikasi terhadap sistem informasi sejalan dengan perubahan kebutuhan
bisnis yang dinamis.
Informasi Perusahaan yg Berkembang
dalam Manajemenya yaitu :
PT.
Djarum
PT Djarum adalah salah satu perusahaan rokok di
Indonesia. Perusahaan ini mengolah dan menghasilkan jenis rokok kretek dan
cerutu.
Ada tiga jenis rokok yang kita kenal selama ini.
Rokok Cerutu (Terbuat dari daun tembakau dan dibungkus dengan daun tembakau pula),
rokok putih (Terbuat dari daun tembakau dan dibungkus dengan kertas sigaret),
dan rokok kretek (Terbuat dari tembakau ditambah daun cengkeh dan dibungkus
dengan kertas sigaret).
Rokok kretek adalah sebuah produk yang racikannya
ditemukan oleh H. Djamhari (Kebangsaan Indonesia) pada tahun 1880 di kota Kudus
(Kudus kota keretek). Saat itu H. Djamhari adalah seorang perokok dan ia sering
merasa sesak napas. Saat ia menderita sesak, ia menggunakan minyak cengkeh
untuk mengobati penyakitnya. Hingga suatu ketika ia mencoba meracik daun
tembakau dan bunga cengkeh untuk rokoknya.
Alhasil percobaannya tersebut membuahkan hasil dan
rokok tersebut disebut kretek karena letupan api yang membakar cengkeh
menghasilkan bunyi tek-tek-tek. (Lintasan Sejarah dan Peranan Bagi Pembangunan
Bangsa dan Negara, oleh Ong Hok Ham & Amen Budiman).
Pada tahun 1905, rokok kretek diproduksi untuk
dipasarkan. M. Nitisemito adalah orang yang membangun perusahaan itu dan
dinamakan Bal Tiga. Terbukti pasar untuk produk ini sangat pesat.
KUNCI
KEBERHASILAN PT.DJARUM(Kejayaannya)
Setiap perusahaan yang melakukan bisnis di bidang
apapun itu,hal utama yang menjadi tujuannya yaitu bagaimana perusahaan tersebut
dapat berjalan dengan baik dalam arti tercapainya keberhasilan yang baik. Untuk
mencapai tujuan itu, diperlukan suatu strategi manajemen yang sudah pasti
dimiliki setiap perusahaan. Dalam Era ini dan dari tahun ke tahun, dapat
dirasakan intensitas kompetesi bisnis berlangsung dengan cepat.
Tanpa kesadaran akan faktor-faktor atau nilai
penentu keberhasilan (key success factors), maka suatu perusahaan boleh jadi
akan gagap mengelola dirinya, untuk kemudian terkapar mati ditelan arus
perubahan aman. Di Indonesia, industri yang boleh dikatakan hasilnya dinikmati
semua kalangan yaitu rokok. Meskipun industri ini, melahirkan kontroversi di
masyarakat namun juga memberikan sumbangan yang sangat besar bagi APBN. dan
bukan nilai yang sangat kecil, begitupula dengan lapangan kerja yang telah
diberikan industri ini.
Salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia
yang sudah melekat di hati masyarakat adalah PT.Djarum Indonesia. Perusahaan
yang berdiri 21 April 1951 di Kota Wali Kudus, Semarang. Jawa Tengah.saat ini
menjadi ikon pembangkit semangat Bakti Bangsa pada seluruh masyarakat Indonesia
dan sudah barang tentu menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain dalam
mencapai keberhasilan, seperti yang dicapai oleh PT.Djarum. Keberhasilan apa
yang diraih PT. Djarum ?.Seperti yang telah saya jelaskan pada artikel saya
sebelumnya bahwa keberhasilan dan kemajuan perusahaan dinyatakan sukses jika
dalam pengelolaan atau penciptaan manajemen, lingkungan keselamatan, kesehatan
kerja berjalan dengan baik.
PT.Djarum telah membuktikan hal tersebut dengan
diraihnya beberapa penghargaan antara lain. Penghargaan Keselamatan dan
Kesehatan Kerja tahun 2002 (Zero Accident Acknowlegment), Audit Exterl
Keselamatan Kerja tahun 2004 dengan hasil 87%. Tahun 2005 berhasil mendapatkan
Bendera Emas (Bendera Emas : Pemberian penghargaan untuk perusahaan dalam
pengelolaan lingkungan yang baik bagi perusahaan dengan produksi bersih) dan
Tahun 2007 mendapat hasil 93%. Penghargaan lain Certificate of Compliance ISO
9001-1994 (Penghargaan tahun 2001) kemudian diperbaharui menjadi ISO 9001-2000.
Dengan melihat prestasi tersebut diatas, muncul
pertanyaan lagi bagaimana cara PT.Djarum dapat memperoleh keberhasilan
tersebut. Akhir tahun 2007, PT.Djarum telah pembayar cukai pada pemerintah
sebesar Rp.7,642 triliun, Rp.25.475/hari,dengan jumlah karyawan 74.490.dengan
manajemen yang terstruktur memungkinkan perusahaan ini berkembang. PT. Djarum
memiliki, 5 nilai-nilai inti dalam pengembangan perusahan. Nilai-nilai itu
adalah 1).Fokus pada pelanggan, 2).Profesionalisme, 3).Organisasi yang terus
belajar,4). Satu Keluarga,5). Tanggung Jawab Sosial.
Fokus pada pelanggan.Pelanggan merupakan bagian
yang sangat penting dalam keberlangsungan suatu perusahaan, tanpa ada
pelanggan, tanpa ketertarikan pelanggan terhadap produk yang telah diproduksi,
perusahan akan mandet. PT.Djarum selalu mengutamakan agar pelanggan selalu puas
terhadap produknya, dengan memberikan harga yang relatif rendah meskipun
keuntungan yang dicapai berkurang, hal ini diatasi dengan peningkatan hasil
yang baik dan jumlah penjualan, selain itu juga PT.Djarum memberikan dana kepada
beberapa pelanggan untuk memasarkan produknya sehingga tercipta hubungan yang
sangat dekat.
Profesionalisme. Profesional dalam membangun
perusahaan secara baik, dimulai dengan perekrutan karyawan-karywati yang
potensial (salah satu elemen vitas bagi kegemilangan gerak sebuah perusahaan).
Kemampuan perusahaan untuk melakukan inovasi secara terus menerus. seiring
tuntutan tersebut, PT.Djarum selalu memberikan respon yang inovatif pada
konsumen. Profesional dalam mengimplementasikan strategi-strategi yang telah
dirancang dengan penuh optimis. Dengan profesionalisme tersebut semuanya dapat
tercapai.
Organisasi yang terus belajar. Dengan keberhasilan
yang diperoleh berupa penghargaan-penghargaan dan produk-produk yang
inovatif,PT.Djarum tidak berpuas hati, dengan keberhasilan tersebut, selalu
belajar keberhasilan itu. Tidak hanya selalu menilai perusahaannya sendiri.
Melakukan sharing dengan perusahaan lain berbagi pengetahuan.
Satu keluarga.Rasa kekeluargaan sangat terasa di
lingkungan PT.Djarum, ini terlihat ketika pada waktu istirahat, terkadang para
direksi bergabung bersama karyawan,berbagi cerita, bercanda, ini menciptakan
kesenangan bagi para karyawan.Disinilah kekompakan dari segenap jajaran
manajemen dan karyawan. Mereka bersama-sama untuk memajukan perusahaan,dengan
dukungan organisasi yang solid,serta kerja keras dari semua karyawan.
Tanggung Jawab Sosial. Dalam hal tanggung jawab
sosial, untuk karyawan, PT.Djarum sangat memperhatikan karyawannya dengan
memberikan jaminan sosial berupa jaminan kesehatan,hadiah tahunan, tunjangan,
jaminan kecelakan,jaminan pensiun. PT.Djarum juga memberikan beasiswa
pendidikan pada anak-anak karyawan sehingga dapat melanjutkan pendidikannya
dengan baik. Tanggung Jawab Sosial yang diberikan PT.Djarum tidak hanya pada karyawannya
tetapi juga pada masyarakat umum.Untuk melaksanakan tanggung jawab ini
PT.Djarum melakukan Coorporate Social Responbility (CSR), yang sangat jelas
saat ini, yaitu : Djarum memberikan dananya 30 Milliar dalam pembangunan
lapangan bulutangkis, GOR PT.Djarum Bakti Bangsa, yang digunakan untuk merekrut
para pemain bulutangkis yang handal berkelas dunia. Dalam bidang lingkungan
PT.Djarum memberikan secara cuma-cuma pohon-pohon untuk penghijauan.Dengan ke
lima nilai pengembangan tersebut, membuat PT.Djarum semakin memantapkan
perjalanannya dalam industri rokok murni pribumi, tanpa tersentuh oleh
aset-aset asing. Semangat Nasionalismelah yang semakin membangkitkan perusahaan
ini.
Tugas 2
5 Bentuk Sumber yang dikelola Oleh Seorang Manajemen
lima bentuk sumber yang dikelola oleh seorang manajer adalah :
Manusia berperan penting dalam proses
pengeolalaan Manajemen, karena disinilah titik tonggak pengolahan Informasi
yang akan disampaikan dan diatur dalam sebuah proses manajemen pada suatu
perusahaan atau instansi tertentu.
Material merupakan salah satu sumber yang bisa
dikelola seorang Manajer untuk dijadikan barang modal yang akan di proses dalam
sistem informasi manajemen ataupun perusahaannya sendiri untuk ditransaksikan
Merupakan salah satu sumber penghasilan dan
penyempurnaan dari material yang sudah diolah dan bisa menjadikan sebuah alat
yang bisa mendatangkan keuntungan dari hasil proses dan transaksi yang
dilakukan. dan bisa membantu dalam kelancaran proses kegiatan dalam sebuah
perusahaan.
Merupakan Modal yang sangat penting dalam
menunjang aktivitas dan keseimbangan proses manajemen yang diterapkan serta
menjadi sebuah sarana penting dalam sebuah perusahaan.
Merupakan data data yang perlu disimpan dan
diolah karena sangat penting, setiap Informasi yang masuk perlu diolah dan
didistribusikan kepada 4 titik point penting seperti yang dijelaskan diatas,
sebagai contoh informasi pangsa pasar dan pendisitribusian barang yang akan menjadi
sangat fatal jika ditanggapi dengan salah.
Tugas 3
Elemen lingkungan adalah organisasi/individu yang berada di luar
perusahaan dan mempunyai pengaruh langsung/tak langsung pada perusahaan
Elemen
lingkungan adalah organisasi/individu yang berada di luar perusahaan dan
mempunyai pengaruh langsung/tak langsung pada perusahaan. Sebut dan Jelaskan
elemen-elemen lingkungan manakah yang dapat secara mudah berhubungan dengan
perusahaan yang menggunakan transmisi elektronik.
Elemen Lingkungan yang berhubungan dengan Perusahaan dalam hal ini Elektronik
adalah sebagai berikut:
-
Jaringan Komputer Kabel/Nirkabel
Penjelasan:
-
Dengan Menggunakan Internet sebuah perusahaan dapat mengetahui pangsa pasar
modal,serta pengiriman, pendistribusian barang/jasa/sumber daya dapat dikelola
dengan baik.
-
Dengan Telepon/Handphone dapat membuat sebuah perusahaan bisa saling
terhubung dan sebagai media antar perusahaan satu dengan yang lain ataupun
dengan konsumen.
-
Faximille/Telegram sebuah perusahaan dapat mengirimkan dan menerima
informasi informasi terkait walaupun dengan proses yang terlampau lama
setidaknya bisa menggantikan proses pengolahan data informasi secara manual.
- Jaringan Komputer dapat digunakan setiap perusahaan dengan konsumen ataupun
dengan instansi tertentu untuk membuat sebuah kerjasama manajemen yang baik.
Sumber